MAKALAH EPIDEMIOLOGI
GASTRITIS AKUT EROSIF

Disusun Oleh :
SELI
PITRIYANA
10111326
DIV
KEBIDANAN
PROGRAM
STUDI D4 KEBIDANAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
“INSAN CENDEKIA MEDIKA”
JOMBANG
2011/2012
DAFTAR ISI
HALAMAN
JUDUL………………………………………………………………. . i
DAFTAR ISI………………………………………………………………………... ii-iii
KATA PENGANTAR………………………………………………………………. iv
BAB
I : PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang……………………………………………………………… 1
1.2 Tujuan
……………………………………………………………………… 1
BAB II: TINJAUAN
PUSTAKA
2.1
Factor Agent………………………………………………………………… 2
2.2 Factor Host…………………………………………………………………..
2
2.3
Factor Environment…………………………………………………………. 2
2.4 Port of Entry and
Exit……………………………………………………….. 2
2.5
Transmisi ……………………………………………………………………. 2-3
BAB
III : PEMBAHASAN
3.1
Pengertian………………………………………………………………....... 4
3.2
Penyebab………………………………………………………………........ 4-5
3.3
Tanda-tanda klinis………………………………………………………….. 5-6
3.4
Pemeriksaan Diagnostis…………………………………………………..... 6-7
3.5
Terapi atau penatalaksanaan……………………………………………...... 7
3.6
Pencegahan.................................................................................................... 8
BAB
IV : PENUTUP
4.1 Kesimpulan……………………………………………………………………. 9
4.2 Saran…………………………………………………………………………… 9
DAFTAR
PUSTAKA……………………………………………………………….. 10
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi ALLAH SWT yang telah memberikan rahmat-Nya kepada
kami, sehingga kami dapat menyelesaikan Makalah Epidemiologi yang membahas
tentang “Gastritis Akut Erosif”
Terima kasih kami sampaikan
kepada semua pihak yang telah memberikan bimbingan dan
motivasi kepada kami sehingga
dapat menyelesaikan tugas ini dengan tepat waktu.
“Tak Ada Gading Yang Tak
Retak” itulah kiranya peribahasa yang pantas mengambarkan kerja kami. Kami
hanya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan. Kami sadar dalam penyusunan
makalah ini jauh dari sempurna dan banyak sekali kekurangan maka dari itu kami
sangat mengharapkan kritik dan saran demi kesempurnaan makalah ini. Semoga
makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pembaca. Amin.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Gastritis
akut erosif adalah suatu peradangan permukaan mukosa lambung yang akut dengan
kerusaan-kerusakan erosi. Disebabkan oleh kuman-kuman (misalnya pada
pneumonia), virus ( influensa, variola, morbili dan lain-lain) atau karena
makanan-minuman (bahan-bahan kimia, arsen, plumbum, obat-obat yang mengndung
salisilat, asam-basa kuat, KMnO4 dan lain-lain). Terjadinya radang difus di
mukosa lambung, dengan erosi-eosi yang mungkin berdarah. Sering kali nyeri
epigastrium tiba-tiba dan hematemesis. Disebut erosif akibat kerusakan yang
terjadi tidak lebih dalam dari pada mukosa muskularis.
Penyakit ini
dijumpai di klinik, sebagai akibat samping pemakaian obat, sebagai
penyakit-penyakit lain atau karena
sebab yang tidak diketahui.
Perjalanan penyakitnya biasanya ringan, walaupun demikian kadang-kadang menyebabkan kedaruratan medis, yakni perdarahan saluran cerna bagian atas. Untuk menegakkan diagnosa tersebut diperlukan pemeriksaan khusus.
Perjalanan penyakitnya biasanya ringan, walaupun demikian kadang-kadang menyebabkan kedaruratan medis, yakni perdarahan saluran cerna bagian atas. Untuk menegakkan diagnosa tersebut diperlukan pemeriksaan khusus.
1.2 Tujuan
1. Mengetahui definisi gastritis akut erosif
2. Mengetahui penyebab gastritis akut erosif
3. Mengetahui tanda-tanda klinis atau gejala
gastritis akut erosif
4. Mengetahui diagnosis gastritis akut erosif
5. Mengetahui terapi gastritis akut erosif
6. Bagaimana cara pencegahan gastritis akut
erosif
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
TINJAUAN PUSTAKA
2.1
Faktor Agent
a.Biologi
: Disebabkan oleh kuman-kuman (misalnya pada
pneumonia), virus ( influensa, variola, morbili dan lain-lain) atau karena
makanan-minuman (bahan-bahan kimia, arsen, plumbum, obat-obat yang mengandung
salisilat, asam-basa kuat, KMnO4 dan lain-lain).
2.2 Faktor Host
Faktor host penyakit gastritis akut erosif adalah manusia. Kekebalan tubuh yang mulai menurun dan keadaan fisik
yang mulai memburuk.
2.3 Faktor Environment
Faktor
resiko penularan dari individu adalah usia, pengetahuan, sedangkan faktor dari
lingkungan adalah pola makan keluarga yang tidak teratur,situasi rumah tidak
mendukung,stres yang diakibatkan banyak sebab,alkoholik,perokok.
2.4 Portal of entry and portal of exit
Port
of Entry and Exit ( jalan masuk dan jalan keluar ) dari gastritis akut erosif
adalah mulut.
2.5
Transmisi
1.
Melalui mulut
Makanan yang masuk
lewat mulut seperti yang mengandung bahan-bahan kimia,perokok,alkoholik
menyebabkan penyakit ini.
2.
Melalui udara (aerogen)
Virus cepat menular dan berkembang di udara,sehingga cepat menyebar melewati udara dan masuk ke dalam tubuh.
Virus cepat menular dan berkembang di udara,sehingga cepat menyebar melewati udara dan masuk ke dalam tubuh.
BAB III
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
3.1Pengertian
Gastritis
akut erosif adalah suatu peradangan permukaan mukosa lambung yang akut dengan kerusaan-kerusakan
erosi. Disebabkan oleh kuman-kuman (misalnya pada pneumonia), virus (
influensa, variola, morbili dan lain-lain) atau karena makanan-minuman
(bahan-bahan kimia, arsen, plumbum, obat-obat yang mengndung salisilat,
asam-basa kuat, KMnO4 dan lain-lain). Terjadinya radang difus di mukosa
lambung, dengan erosi-eosi yang mungkin berdarah. Sering kali nyeri epigastrium
tiba-tiba dan hematemesis. Disebut erosif akibat kerusakan yang terjadi tidak
lebih dalam dari pada mukosa muskularis.
Penyakit ini
dijumpai di klinik, sebagai akibat samping pemakaian obat, sebagai
penyakit-penyakit lain atau karena sebab yang tidak diketahui.
Perjalanan penyakitnya biasanya ringan, walaupun demikian kadang-kadang menyebabkan kedaruratan medis, yakni perdarahan saluran cerna bagian atas. Penderita gastritis akut erosif yang tidak mengalami perdarahan sering diagnosisnya tidak tercapai.
Perjalanan penyakitnya biasanya ringan, walaupun demikian kadang-kadang menyebabkan kedaruratan medis, yakni perdarahan saluran cerna bagian atas. Penderita gastritis akut erosif yang tidak mengalami perdarahan sering diagnosisnya tidak tercapai.
Untuk
menegakkan diagnosa tersebut diperlukan pemeriksaan khusus yang sering
dirasakan tidaka sesuai dengan keluhan penderita yang ringan saja.
3.2Penyebab Gastritis
Ada beberapa faktor yang menyebabkan kerusakan mukosa lambung.Faktor-faktor itu adalah :
a. Kerusakan mucosal barrier sehingga difusi balik ion H meninggi.
b. Perfusi mukosa lambung yang terganggu
Ada beberapa faktor yang menyebabkan kerusakan mukosa lambung.Faktor-faktor itu adalah :
a. Kerusakan mucosal barrier sehingga difusi balik ion H meninggi.
b. Perfusi mukosa lambung yang terganggu
c.
Jumlah asam lambung merupakan faktor yang sangat penting.
Faktor-faktor
tersebut tidak berdiri sendiri. Misalnya strees fisis menyebabkan perfusi
mukosa lambung terganggu, sehingga timbul daerah-daerah infark kecil. Disamping
itu sekresi asam lambung juga terpacu. Mucosal barrier pada penderita strees
fisis biasanya tidak terganggu. Hal itu yang membedakannya dengan gatritis
erosif karena bahan kimia atau obat. Pada gastritis refluks, gastritis karena
bahan kimia, obat, mucosal barrier rusak sehingga difusi balik ion H meninggi.
Suasana asam yang terdapat pada lumen lambung akan mempercepat kerusakan
mucosal barrier oleh cairan usus.
Gastritis akut erosif
dapat timbul tanpa diketahui sebabnya.Penyebab yang sering dijumpai ialah :
·
Obat analgesik-antiinflamasi, terutama aspirin.Aspirin dalam dosis rendah sudah dapat
menyebabkan luka pada mukosa lambung
·
Bahan
kimia misalnya lisol
·
Merokok
·
Alkohol
·
Stres
fisis yang disebabkan oleh luka bakar,sepsis,trauma,pembedahan,gagal
pernafasan,gagal ginjal,kerusakan susunan saraf pusat
·
Refluks
usus lambung
·
Endotoksin
3.3 TANDA-TANDA KLINIS
Sebagian penderita
datang berobat karena muntah darah.Sering penderita tersebut tidak mempunyai
keluhan tertentu sebelumnya dan sebagian besar penderita hanya mempunyai
keluhan yang ringan saja,seperti nyeri epigastrium yang tidak
hebat,kadang-kadang disertai mual dan muntah.
Pemeriksaan fisik
sring tidak membantu.Kadang-kadang dijumpai nyeri tekan yang ringan saja pada
daerah epigastrium.
3.4 PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK
Diagnostik
gastritis akut erosif, ditegakkan dengan pemeriksaan endoskopi dan dilanjutkan
dengan pemeriksaan histologi biopsi mukosa lambung. Pemeriksaan radiologis
biasanya tidak mempunyai arti dan baru dapat membantu apabila digunakan kontras
ganda.
A.Endoskopi
Pada pemeriksaan
endoskopi akan nampak erosi multipel yang sebagian biasanya tampak berdarah dan
letaknya tersebar. Kadang-kadang dijumpai erosi yang mengelompok pada satu
daerah. Mukosa umumnya tampak merah. Kadang-kadang dijumpai daerah erosif yang
ditemukan pada mukosa yang tampak normal. Pada saat pemeriksaan dapat dijumpai
adanya lesi yang terdiri dari semua tingkatan perjalanan penyakit nya.
Akibatnya pada saat itu terdapat erosi yang masih baru bersama-sama dengan lesi
yang sudah mengalami penyembuhan.
B.Histopatologi
Pada
pemeriksaan histoptologi kerusakan mukosa karena erosi tidak pernah melewati
mukosa muskularis. Ciri khas gastritis erosif ialah sembuh sempurna dan terjadi
dalam waktu yang relatif singkat. Oleh karena itu pemeriksaan endoskopi , sebaiknya
dilakukan seawal mungkin.
C.Laboratorium
Pemeriksaan
laboratorium tidak terlalu spesifik untuk penderita gastritis, tetapi dapat
dilakukan untuk melihat adanya anemia bila terjadi perdarahan. Batas serum
gastrin biasanya menurun atau normal. Serum vitamin B 12 dapat dikaji untuk
melihat kekurangan vitamin B 12.
3.5 Terapi atau Penatalaksaan
·
Istirahat
baring
·
Diet
makanan cair,setelah hari ketiga boleh makan makanan lunak.Hindari bahan-bahan
yang merangsang.
·
Bila
mual muntah,dapat di berikan antiemetik seperti dimenhidrinat 50-100 mg per os
atau klorpromazin 10-20 mg per-os.Bila disebabkan oleh kuman-kuman,berikan
antibiotika yang sesuai.
·
Bila
nyeri tidak hilang dengan antasida,berikan oksitosin tablet 15 menit sebelum
makan.
·
Berikan
obat antikolinergik bila asam lambung berlebihan
3.6 Pencegahan
Pencegahan dilakukan oleh individunya sendiri,yaitu menghindari makan
makanan yang mengandung bahan kimia,dilarang merokok,minum kopi,minum
alkohol,dan makan yang dapat merangsang atau meningkatkan kerja asam lambung.
Tidak boleh terlalu capek apabila bekerja
atau dalam mengerjakan sesuatu agar tidak stres.
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil
pembahasan pada makalah yang saya buat, dapat di simpulkan sebagai berikut :
Gastritis akut erosif
adalah penyakit yang disebabkan oleh faktor dari individu dan lingkungan.Faktor
individu sendiri yaitu alkoholik dan perokok dan makan makanan yang banyak
mengandung bahan kimia.
4.2 Saran
Berdasarkan fenomena
dari makalah di atas, beberapa saran yang dapat saya berikan sebagai berikut :
Agar tugas pembuatan makalah seperti ini lebih
sering diberikan agar dapat menambah pengetahuan bagi mahasiswa dan pembaca.
DAFTAR PUSTAKA
www.noertika.com/keperawatan/...2/askep-gastritis-akut-erosif
www.infokedokteran.com/.../diagnosis-dan-penatalaksanaan-pada-gastritis-akut-erosif.html
vazran.blogspot.com/2010/01/gastritis.html
Siiiip...
BalasHapus