Senin, 12 Desember 2016

MAKALAH EPIDEMIOLOGI GASTRITIS AKUT EROSIF


MAKALAH EPIDEMIOLOGI
GASTRITIS AKUT EROSIF
Logo stikes










Disusun Oleh :
SELI PITRIYANA
10111326
DIV KEBIDANAN

PROGRAM  STUDI  D4 KEBIDANAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
“INSAN CENDEKIA MEDIKA”
JOMBANG
       2011/2012



DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL………………………………………………………………. .          i
DAFTAR ISI………………………………………………………………………...      ii-iii
KATA PENGANTAR……………………………………………………………….        iv
BAB I : PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang………………………………………………………………                  1
1.2 Tujuan ………………………………………………………………………                  1
BAB II: TINJAUAN PUSTAKA                                                                                           
2.1 Factor Agent…………………………………………………………………                 2
2.2 Factor Host…………………………………………………………………..                 2
2.3 Factor Environment………………………………………………………….                 2
2.4 Port of Entry and Exit………………………………………………………..                2
2.5 Transmisi …………………………………………………………………….                 2-3
BAB III : PEMBAHASAN
3.1 Pengertian……………………………………………………………….......                   4
3.2 Penyebab………………………………………………………………........                   4-5
3.3 Tanda-tanda klinis…………………………………………………………..                  5-6 
3.4 Pemeriksaan Diagnostis………………………………………………….....                  6-7
3.5 Terapi atau penatalaksanaan……………………………………………......                   7
3.6 Pencegahan....................................................................................................                   8
BAB IV : PENUTUP
4.1  Kesimpulan…………………………………………………………………….              9
4.2  Saran……………………………………………………………………………             9
DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………..          10

















KATA PENGANTAR

 Segala puji bagi ALLAH SWT yang telah memberikan rahmat-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan Makalah Epidemiologi yang membahas tentang “Gastritis Akut Erosif
Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah memberikan bimbingan  dan  motivasi kepada kami  sehingga dapat menyelesaikan tugas ini dengan tepat waktu.
“Tak Ada Gading Yang Tak Retak” itulah kiranya peribahasa yang pantas mengambarkan kerja kami. Kami hanya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan. Kami sadar dalam penyusunan makalah ini jauh dari sempurna dan banyak sekali kekurangan maka dari itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pembaca. Amin.



BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Gastritis akut erosif adalah suatu peradangan permukaan mukosa lambung yang akut dengan kerusaan-kerusakan erosi. Disebabkan oleh kuman-kuman (misalnya pada pneumonia), virus ( influensa, variola, morbili dan lain-lain) atau karena makanan-minuman (bahan-bahan kimia, arsen, plumbum, obat-obat yang mengndung salisilat, asam-basa kuat, KMnO4 dan lain-lain). Terjadinya radang difus di mukosa lambung, dengan erosi-eosi yang mungkin berdarah. Sering kali nyeri epigastrium tiba-tiba dan hematemesis. Disebut erosif akibat kerusakan yang terjadi tidak lebih dalam dari pada mukosa muskularis.
Penyakit ini dijumpai di klinik, sebagai akibat samping pemakaian obat, sebagai penyakit-penyakit lain atau karena sebab yang tidak diketahui.
Perjalanan penyakitnya biasanya ringan, walaupun demikian kadang-kadang menyebabkan kedaruratan medis, yakni perdarahan saluran cerna bagian atas. Untuk menegakkan diagnosa tersebut diperlukan pemeriksaan khusus.
1.2  Tujuan
1.      Mengetahui definisi gastritis akut erosif
2.      Mengetahui penyebab gastritis akut erosif
3.      Mengetahui tanda-tanda klinis atau gejala gastritis akut erosif
4.      Mengetahui diagnosis gastritis akut erosif
5.      Mengetahui terapi gastritis akut erosif
6.      Bagaimana cara pencegahan gastritis akut erosif


BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Faktor Agent
     a.Biologi : Disebabkan oleh kuman-kuman (misalnya pada pneumonia), virus ( influensa, variola, morbili dan lain-lain) atau karena makanan-minuman (bahan-bahan kimia, arsen, plumbum, obat-obat yang mengandung salisilat, asam-basa kuat, KMnO4 dan lain-lain).

2.2 Faktor Host
     Faktor  host penyakit gastritis akut erosif adalah manusia. Kekebalan tubuh yang mulai menurun dan keadaan fisik yang mulai memburuk.

    
2.3 Faktor Environment
 Faktor resiko penularan dari individu adalah usia, pengetahuan, sedangkan faktor dari lingkungan adalah pola makan keluarga yang tidak teratur,situasi rumah tidak mendukung,stres yang diakibatkan banyak sebab,alkoholik,perokok.


2.4 Portal of entry and portal of exit
Port of Entry and Exit ( jalan masuk dan jalan keluar ) dari gastritis akut erosif adalah mulut.


2.5   Transmisi
1.      Melalui mulut
Makanan yang masuk lewat mulut seperti yang mengandung bahan-bahan kimia,perokok,alkoholik menyebabkan penyakit ini.

2. Melalui udara (aerogen)
         Virus cepat menular dan berkembang di udara,sehingga cepat menyebar melewati udara dan masuk ke dalam tubuh.



BAB III
PEMBAHASAN
3.1Pengertian
Gastritis akut erosif adalah suatu peradangan permukaan mukosa lambung yang akut dengan kerusaan-kerusakan erosi. Disebabkan oleh kuman-kuman (misalnya pada pneumonia), virus ( influensa, variola, morbili dan lain-lain) atau karena makanan-minuman (bahan-bahan kimia, arsen, plumbum, obat-obat yang mengndung salisilat, asam-basa kuat, KMnO4 dan lain-lain). Terjadinya radang difus di mukosa lambung, dengan erosi-eosi yang mungkin berdarah. Sering kali nyeri epigastrium tiba-tiba dan hematemesis. Disebut erosif akibat kerusakan yang terjadi tidak lebih dalam dari pada mukosa muskularis.
Penyakit ini dijumpai di klinik, sebagai akibat samping pemakaian obat, sebagai penyakit-penyakit lain atau karena sebab yang tidak diketahui.
Perjalanan penyakitnya biasanya ringan, walaupun demikian kadang-kadang menyebabkan kedaruratan medis, yakni perdarahan saluran cerna bagian atas. Penderita gastritis akut erosif yang tidak mengalami perdarahan sering diagnosisnya tidak tercapai.
Untuk menegakkan diagnosa tersebut diperlukan pemeriksaan khusus yang sering dirasakan tidaka sesuai dengan keluhan penderita yang ringan saja.
3.2Penyebab Gastritis
           Ada beberapa faktor yang menyebabkan kerusakan mukosa lambung.Faktor-faktor itu adalah :
a. Kerusakan mucosal barrier sehingga difusi balik ion H meninggi.
b. Perfusi mukosa lambung yang terganggu

c. Jumlah asam lambung merupakan faktor yang sangat penting.
Faktor-faktor tersebut tidak berdiri sendiri. Misalnya strees fisis menyebabkan perfusi mukosa lambung terganggu, sehingga timbul daerah-daerah infark kecil. Disamping itu sekresi asam lambung juga terpacu. Mucosal barrier pada penderita strees fisis biasanya tidak terganggu. Hal itu yang membedakannya dengan gatritis erosif karena bahan kimia atau obat. Pada gastritis refluks, gastritis karena bahan kimia, obat, mucosal barrier rusak sehingga difusi balik ion H meninggi. Suasana asam yang terdapat pada lumen lambung akan mempercepat kerusakan mucosal barrier oleh cairan usus.
            Gastritis akut erosif dapat timbul tanpa diketahui sebabnya.Penyebab yang sering dijumpai ialah :
·         Obat analgesik-antiinflamasi, terutama aspirin.Aspirin dalam dosis rendah sudah dapat menyebabkan luka pada mukosa lambung
·         Bahan kimia misalnya lisol
·         Merokok
·         Alkohol
·         Stres fisis yang disebabkan oleh luka bakar,sepsis,trauma,pembedahan,gagal pernafasan,gagal ginjal,kerusakan susunan saraf pusat
·         Refluks usus lambung
·         Endotoksin


3.3 TANDA-TANDA KLINIS
Sebagian penderita datang berobat karena muntah darah.Sering penderita tersebut tidak mempunyai keluhan tertentu sebelumnya dan sebagian besar penderita hanya mempunyai keluhan yang ringan saja,seperti nyeri epigastrium yang tidak hebat,kadang-kadang disertai mual dan muntah.
Pemeriksaan fisik sring tidak membantu.Kadang-kadang dijumpai nyeri tekan yang ringan saja pada daerah epigastrium.        
3.4 PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK
Diagnostik gastritis akut erosif, ditegakkan dengan pemeriksaan endoskopi dan dilanjutkan dengan pemeriksaan histologi biopsi mukosa lambung. Pemeriksaan radiologis biasanya tidak mempunyai arti dan baru dapat membantu apabila digunakan kontras ganda.
A.Endoskopi
Pada pemeriksaan endoskopi akan nampak erosi multipel yang sebagian biasanya tampak berdarah dan letaknya tersebar. Kadang-kadang dijumpai erosi yang mengelompok pada satu daerah. Mukosa umumnya tampak merah. Kadang-kadang dijumpai daerah erosif yang ditemukan pada mukosa yang tampak normal. Pada saat pemeriksaan dapat dijumpai adanya lesi yang terdiri dari semua tingkatan perjalanan penyakit nya. Akibatnya pada saat itu terdapat erosi yang masih baru bersama-sama dengan lesi yang sudah mengalami penyembuhan.


B.Histopatologi
Pada pemeriksaan histoptologi kerusakan mukosa karena erosi tidak pernah melewati mukosa muskularis. Ciri khas gastritis erosif ialah sembuh sempurna dan terjadi dalam waktu yang relatif singkat. Oleh karena itu pemeriksaan endoskopi , sebaiknya dilakukan seawal mungkin.
C.Laboratorium
Pemeriksaan laboratorium tidak terlalu spesifik untuk penderita gastritis, tetapi dapat dilakukan untuk melihat adanya anemia bila terjadi perdarahan. Batas serum gastrin biasanya menurun atau normal. Serum vitamin B 12 dapat dikaji untuk melihat kekurangan vitamin B 12.
3.5 Terapi atau Penatalaksaan
·         Istirahat baring
·         Diet makanan cair,setelah hari ketiga boleh makan makanan lunak.Hindari bahan-bahan yang merangsang.
·         Bila mual muntah,dapat di berikan antiemetik seperti dimenhidrinat 50-100 mg per os atau klorpromazin 10-20 mg per-os.Bila disebabkan oleh kuman-kuman,berikan antibiotika yang sesuai.
·         Bila nyeri tidak hilang dengan antasida,berikan oksitosin tablet 15 menit sebelum makan.
·         Berikan obat antikolinergik bila asam lambung berlebihan
3.6 Pencegahan
Pencegahan dilakukan oleh individunya sendiri,yaitu menghindari makan makanan yang mengandung bahan kimia,dilarang merokok,minum kopi,minum alkohol,dan makan yang dapat merangsang atau meningkatkan kerja asam lambung.
Tidak boleh terlalu capek apabila bekerja atau dalam mengerjakan sesuatu agar tidak stres.       


                                                                   BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil pembahasan pada makalah yang saya buat, dapat di simpulkan sebagai berikut :
Gastritis akut erosif adalah penyakit yang disebabkan oleh faktor dari individu dan lingkungan.Faktor individu sendiri yaitu alkoholik dan perokok dan makan makanan yang banyak mengandung bahan kimia.
4.2 Saran
Berdasarkan fenomena dari makalah di atas, beberapa saran yang dapat saya berikan sebagai berikut :
 Agar tugas pembuatan makalah seperti ini lebih sering diberikan agar dapat menambah pengetahuan bagi mahasiswa dan pembaca.








DAFTAR PUSTAKA
www.noertika.com/keperawatan/...2/askep-gastritis-akut-erosif
www.infokedokteran.com/.../diagnosis-dan-penatalaksanaan-pada-gastritis-akut-erosif.html
vazran.blogspot.com/2010/01/gastritis.html

1 komentar: